MANADO – Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Universitas Muhammadiyah Manado (UMMA) menyelenggarakan kegiatan Sosialisasi Panduan Hibah Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat untuk periode tahun akademik 2026. Kegiatan ini dilaksanakan di Aula Kampus Utama dan dihadiri oleh jajaran dosen dari berbagai program studi, pada Jumat (24/04).
Ketua LPPM UMMA dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk memacu produktivitas para dosen dalam menghasilkan karya ilmiah yang berkualitas serta memberikan solusi nyata atas permasalahan yang dihadapi oleh masyarakat, khususnya di wilayah Sulawesi Utara.
“Tahun ini kami fokus pada hilirisasi riset. Kami ingin hasil penelitian dosen tidak hanya berakhir di jurnal, tetapi juga dapat diimplementasikan dalam program pengabdian yang berdampak langsung pada kesejahteraan warga dan kemajuan institusi,” ujarnya.
Dalam sosialisasi tersebut, LPPM memaparkan sejumlah skema hibah baru yang mencakup:
-
Penelitian Dosen Pemula (PDP): Memberikan ruang bagi dosen muda untuk mengasah kemampuan riset.
-
Penelitian Unggulan Perguruan Tinggi: Fokus pada isu-isu strategis seperti kesehatan masyarakat dan teknologi informasi.
-
Pengabdian Masyarakat Berbasis Mitra: Kolaborasi langsung dengan UMKM dan instansi pemerintah setempat.
Selain memaparkan teknis administrasi, kegiatan ini juga menghadirkan sesi Klinik Proposal. Di sini, para dosen mendapatkan pendampingan langsung mengenai cara menyusun proposal yang kompetitif sesuai dengan standar nasional.
Melalui penguatan di bidang riset dan pengabdian, Universitas Muhammadiyah Manado berkomitmen untuk terus meningkatkan klasterisasi perguruan tinggi di tingkat nasional. Diharapkan, jumlah proposal yang lolos pendanaan tahun ini dapat meningkat signifikan dibandingkan tahun-tahun sebelumnya, sekaligus memperkuat peran kampus sebagai pusat inovasi di Manado.